EKONOMI UKM & KOPERASI

Indonesiarayakini.com, Jakarta – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) membuat koperasi simpan pinjam pembiayaan Syariah (KSPPS). Hal ini sejalan dengan pertumbuhan dan pengembangan ekonomi Syariah secara masif, sekaligus dalam menyambut lahirnya Komite Nasional Keuangan Syariah yang ada dalam masterplan keuangan Syariah.

Deputi Bidang Pembiayaan Braman Setyo menjelaskan, adanya KSPPS untuk membantu dan memudahkan usaha mikro kecil mendapatkan pinjaman murah dalam mengembangkan bisnisnya. Pasalnya, dari data terakhir di Kemenkop UKM, baru 19-21 persen Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memperoleh pembiayaan dari perbankan.

“Ini yang menjadi perhatian kami, bagaimana dengan adanya KSPPS ini menjadi alternatif pembiayaan untuk UMKM,”ujar Braman di Kemenkop UKM, Jakarta, Kamis (28/1/2016).

Adapun tugas KSPPS nantinya, sebagai aspek literasi ekonomi, keuangan dan koperasi Syariah serta menumbuhkan koperasi simpan pinjam dan pembiayaan Syariah di berbagai komunitas di seluruh Indonesia, sebagai pemberdayaan dan pengembangan koperasi Syariah baik dari ukuran atau volume dan kualitas, baik di bidang sosial maupun bisnis.

“KSPPS juga akan mendorong peningkatan penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infaq, sodaqoh dan wakaf untuk pemberdayaan UMK,”paparnya. (ars)