UKM & KOPERASI

Sandi Uno Gandeng Arsitek dan Kadin untuk Merevitalisasi Pasar

Indonesiarayakini.com – Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sandi Uno bertemu dengan sejumlah arsitek yang tergabung dalam Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang membidangi UKM.

“Kami membahas revitalisasi pasar tradisional. Agar performanya lebih menarik, lebih bersih dan lebih bagus tanpa menghilangkan ciri budayanya,” kata Sandi Uno di Jakarta, Kamis (11/2).

Revitalisasi pasar diperlukan, agar
Pasar bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berbelanja. Selain itu, diharapkan generasi muda juga tertarik untuk belanja disana.

Sebelumnya, soal revitalisasi pasar ini juga telah dibahas bersama Walikota Bandung Ridwan Kamil. Salah satu yg ingin diujicoba adalah pasar Kosambi,” kata Sandi Uno.

Menurut Sandi, pasar harus direvalitasi karena ada kesan pasar tradisional adalah tempat yang kurang terawat, becek dan bau sisa-sisa sayur mayur yang tidak sedap. “Itu yang selalu menjadi alasan yang disampaikan. Tidak heran jika generasi muda menjadi segan belanja di pasar tradisonal,” katanya.

Menurut Sandi, misi utama revitalisasi pasar adalah menolong para pedagang yang ada didalamnya. Mayoritas mereka adalah pelaku usaha mikro. Tidak punya badan usaha, tidak mengerti NPWP, ‘kantor’ mereka itu ya lapak-lapak dagang sehari-hari.

“Kita tahu, saat ini harga-harga bahan pokok sedang naik. Penjual daging sapi sempat ada yang mogok jualan beberapa waktu lalu. Mereka sulit menjual karena pembelinya tidak banyak,” katanya.

Dia menambahkan, penjual buah-buahan juga sedang kesulitan stok. Permintaan banyak, tetapi suplai barang sedikit. Padahal ini sudah menjelang perayaan Imlek.

“Kalau tidak segera ditolong, mereka akan semakin tergerus kehilangan konsumen. Karena bisa dibilang sebagian besar para pedagang pasar tersebut berasal dari masyarakat menengah kebawah. Kemampuan mereka buat survive hanyalah dengan berdagang,” tambahnya. (sip)