BOLA

Langganan Juara MPG, SSB A7 Patahkan SSB Ragunan di Piala Menpora

Indonesiarayakini.com, Jakarta – Skuad U-10 Sekolah Sepak Bola (SSB) Ragunan harus puas menjadi juara Runner Up di Turnamen Sepakbola Media Peluang Group (MPG) 2016 dalam memperebutkan piala Menpora dari Tim anyar asal kota Cianjur SSB Atep Seven (A7) di Stadion GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Sabtu (28/5).

Seperti dikutip Halloapakabar.com, langkah anak-anak Ragunan untuk menjadi juara kedua kalinya dalam Festival Sekolah Sepak Bola yang di gagas MPG terpaksa kandas dan harus menelan pil pahit skor tipis 1-0 yang sebelumnya mampu mencuri poin dari Cikiber United dan akhirnya kalah di partai final perebutan juara.

Sebaliknya, Keberhasilan Sekolah Sepak Bola (SSB) Atep Seven (A7) Cianjur menjadi juara U10 Turnamen Bola Media Peluang Group tak lepas dari kerja sama tim selama ini. Kedisiplinan dalam berlatih merupakan salah satu faktor kemenangan yang diraih.

“Kita latihan seminggu tiga kali untuk persiapan tim setiap kategori. Untuk satu tim juara, kita latihan seminggu lima kali sebelum bertanding,” kata Sendi Octavian, pelatih SBB Atep Seven di Gor Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Sabtu (28/5).

Selain latihan keras, motivasi dan pembinaan selalu diberikan Sendi sebagai pelatih untuk menjaga dan meningkatkan mood anak-anak.

“Ini jadi PR pelatih. Dan di bawah usia 13 tahun nggak boleh ada power yang terlalu keras karena ini tahap pembinaan. Untuk jaga agar anak nggak jenuh, kita dua minggu sekali adakan renang atau tur ke luar,” urainya.

Atep Seven berhasil menumbangkan SBB Ragunan 1-0. Dengan kemenangan ini, Piala Kemenpora berhasil diboyong ke Cianjur dan tim berhak atas uang tunai sebesar Rp 3 juta. Ke depannya, SBB yang didirikan Atep Rizal, Kapten Persib Bandung akan aktif mengikuti berbagai turnamen di sejumlah daerah. Tujuannya untuk terus menggali potensi dan bakat anak khususnya di bidang olahraga.

Meski demikian, Pelatih SSB Atep Seven (A7), Sendi tetap membeberkan rahasia kunci kemenangan tim asuhannya atas SSB Ragunan, yang merupakan salah satu SSB bergengsi di Jakarta

Menurut Sendi latihan keras dan kerjasama tim para pemain merupakan kunci yang mengantarkan Atep Seven berhasil memboyong Piala Kemenpora ke Cianjur. “Di tim ini anak-anak semua punya kemampuan yang rata karena kita dibangun oleh kerjasama tim. Persiapannya kita latihan keras dari sebulan lalu,” ungkapnya.

Sendi mengaku bahagia atas pencapaian tim asuhannya. Menurutnya kemenangan 1-0 yang diraih sesuai dengan target yang ingin dicapai manajemen. “Sebelumnya habis juara di Jabar. Kita coba peruntungan di DKI dan hasilnya sesuai dengan target. Target ke depan kita akan ke Malang,” jelasnya.

Dengan kemenangan ini, Atep Seven berhasil menunjukkan bahwa potensi besar di bidang olahraga banyak berdatangan dari daerah.

“Di cianjur potensi sudah luar biasa bagus. Banyak pemain yang berpotensi. Kendalanya jauh dari kota sehingga kurang komunikasi. Saya selalu update terus di media sosial untuk cari informasi turnamen atau seleksi,” ungkapnya.

Selain berhasil memboyong Piala Kemenpora pulang ke Cianjur, Atep Seven juga berhak mendapat uang tunai sebesar Rp 3 juta. (wid/des/and)