KALIMANTAN

Tanbu dan Pemkab Tulungagung Bahas Pelayanan Rumah Sakit Secara Online

Indonesiarayakini.com, Batulicin – Guna meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Abdurahman Noor Batulicin akan segera mengaktifkan pelayanan dengan sistem online pada tahun ini. Tujuannya, mempermudah dan mempercepat akses pelayanan yang diperlukan masyarakat.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, hal ini dikatakan Bupati Tanah Bumbu saat menerima kunjungan Bupati Tulungagung Sahri Mulyo Ke Pemkab Tanbu sekaligus membahas sistem pelayanan RSUD berbasis IT yang di gelar di ruang rapat Setda Tanbu Kamis (2/6).

Sebagai langkah awal dalam menerapkan sistem penanganan pelayanan secara cepat tersebut, Bupati meminta kesiapan pihak RSUD untuk membangun Sentral jaringan pelayanan secara terpadu berbasis online, baik bersama pihak kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat maupun pihak Dinas Perhubungan setempat, terlebih lagi kepada lapisan masyarakat.

“Sentral Pelayanan online berposisi di RSUD, jika ada terjadi kecelakaan lalu lintas dan bencana alam, maka lintas terkait yang sudah terkoneksi secara online langsung nyambung dengan RSUD untuk melaporkan sebuah kejadian, sehingga penanganan pasien tidak menunggu waktu lama menuju ruang gawat darurat,” terang Bupati.

Selain itu lanjutnya, untuk memudahkan informasi kejadian perlu dipasang sirine di masing masing pihak yang terlibat dalam penanganan, sehingga dapat bergerak cepat dalam penanganan kedaduratan terhadap pasien tersebut.

“Dengan adanya jaringan online yang sudah di padukan dengan pihak terkait tersebut, saya berharap jangan ada lagi terdengar pasien yang mati ditempat akibat lambatnya penanganan medis,” tegasnya.

Sistem yang akan diterapkan di RSUD Tanah Bumbu, hampir mendekati dengan sistem yang sudah diterapkan RSUD Pemkab Tulungagung. Dalam kesempatan itu, Bupati Tulungagung Sahri Mulyo turut memaparkan sistem pelayanan RSUD yang sudah diterapkan didaerah nya.

Dijelaskannya,RSUD Tulungagung sudah menerapkan sistem pelayanan Instagram (instalasi gawat darurat modern). sistem ini juga diintegrasikan dengan berbagai pihak, namun tidak lepas sistem koneksi online dari TKP langsung ke sentra pelayanan.

“Salah satu contoh jika ada pasien yang terkena serangan jantung, maka keluarga pasien bisa tekan tombol yang tersedia di rumah, maka tombol itu terkoneksi dengan sentral pelayanan RSUD, sehingga pihak RSUD bisa menghubungi ambulan yang terdekat dari rumah pasien tersebut,” imbuhnya.

Tambahnya, ambulan itu bagian dari koneksi RSUD yang siap bergerak melayani pasien dengan penanganan kedaduratan ditempat lebih cepat, disamping itu, ambulan juga tersedia alat komunikasi GPS yang langsung mengetahui alamat pasien pada saat pihak sentra RSUD melakukan koneksi ke ambulan.

Kemudian penanganan juga bekerjasama dengan pihak kepolisian dengan menggunakan sistem pelayanan common center, melalui pelayanan ini terang dia, pihak kepolisian lebih cepat menangani terkait kasus kecelakaan maupun perampokan yang mengakibatkan luka pada korban serta penanganan kedaduratan pertama akan langsung dari pihak kepolisian sebelum di bawa ke unit darurat RSUD.

Dengan sistem ini setidaknya akan mengurangi resiko kematian lebih cepat di TKP,”Berdasarkan catatan kami setelah menerapkan sistem ini ada 50 persen pasien yang tertolongi dengan selamat dibandingkan sebelum adanya ini,” pungkasnya. (tim)