DEPOK

Walikota Depok dan Wakilnya Bergantian Meninjau 60 Rumah yang Terbakar di Kampung Lio

Walikota Depok dan Wakilnya Bergantian Meninjau 60 Rumah yang Terbakar di Kampung Lio.

Indonesiarayakini.com, Depok – Pemerintah Kota Depok responsif terhadap kebakaran yang melanda Kampung Lio, tepatnya di RT1/RW19, siang kemarin. Walikota Depok, Mohammad Idris mengunjungi korban serta meninjau lokasi kebakaran, Rabu pagi (10/8/2016).

Sebelumnya, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna juga telah datang ke lokasi usai kejadian, selasa kemarin. Adapun Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang berada di bawah Bidang Sosial, Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos), turun langsung pada saat kejadian bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Tagana membantu mengatur warga untuk membuka lokasi agar unit Damkar dapat masuk ke lokasi. Tagana juga membantu merelokasi warga disekitar tempat kejadian. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 wib.

Usai api berhasil dipadamkan, Tagana segera membangun shelter atau tenda pengungsi ukuran 12 m x 6 m sebanyak 1 buah dan tenda ukuran 6 m x 6 m sebanyak 2 buah yang dibangun di lapangan bulutangkis sekitar tempat kejadian.

Dapur umum juga segera dibuka yang dalam pengelolaannya dibantu oleh kader pkk dan kader posyandu. Selain itu juga segera dibuka posko bencana, yang khusus menerima segala bentuk bantuan baik itu logistik  ataupun bentuk lain.

Sebanyak 60 rumah semi permanen habis dilahap si jago merah dengan korban yang terdampak sebanyak 71 kk, 169 jiwa. Ditemui usai meninjau lokasi dan mengunjungi korban kebakaran di Kampung Lio, Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan bahwa lokasi kejadian merupakan wilayah yang masih membutuhkan penataan, baik penataan kependudukan, kepemilikan bangunan serta penataan lingkungannya.

“Kedepan akan dilakukan penataan secara komprehensif,” ujar Walikota.

Lebih lanjut dirinya mengatakan saat ini sedang dilakukan penanganan yang sifatnya kedaruratan diantaranya tempat penampungan sementara, ketersediaan air bersih serta makanan untuk para korban bencana.

“Saat ini kita upayakan untuk mengatasi traumatik para korban serta menjaga kesehatan mereka. Dinas Kesehatan juga telah membuka posko kesehatan. Air bersih juga tak kalah penting untuk keperluan mck. Kita juga tawarkan, terutama untuk korban dengan usia lanjut, tinggal sementara di rumah perlindungan sosial yang ada di Beji,” terang Idris.

Walikota Depok juga meminta dinas terkait dibantu Lurah, Camat, Rt, Rw untuk melengkapi data para korban baik alamat serta status domisili mereka, apakah terdaftar sebagai warga yang memiki KTP Depok atau tidak. (mas)