TANGERANG

Selain Tes Kesehatan, Calon Gubernur Banten Harus Punya Gagasan Hebat

Selain Tes Kesehatan, Calon Gubernur Banten Harus Punya Gagasan Hebat.

Indonesiarayakini.com, Serang – Dua pasangan calon pada Pilkada Banten 2017 telah mengikuti tes narkoba dan psikologi. Hari ini Rano Karno – Embay Mulya Syarif dan Wahidin Halim (WH) – Andika Hazrumy akan melakukan tes kesehatan di RSUD Drajat Prawiranegara, Kota Serang.

Menurut Rano, menjadi pemimpin Banten harus sehat karena Banten membutuhkan gagasan yang hebat untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya.

”Jadi dari pengalaman saya berkunjung ke setiap daerah di Banten memang harus memiliki kesehatan yang baik,” ujar Rano di Serang, Minggu (25/9/2016).

Petahana juga optimistis lolos pada seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan. ”Tesnya menarik, insya Allah kami yakin lolos,” ucapnya.

Pasangan Rano – Mulya ini diusung tiga parpol yakni PDIP, PPP, dan NasDem. Pendamping Rano Karno, Embay Mulya Syarif, mengaku antusias mengikuti tahapan pemeriksaan narkoba dan psikologi.

”Tadi pas tes psikologi disuruh menggambar, padahal saya tidak biasa menggambar. Alhamdulillah ternyata bisa juga karena saya memang tahu karakternya Pak Rano kenapa disukai dan tidak disukai. Mudah-mudahan semuanya lancar,” ujar penggagas Provinsi Banten ini.

Cagub Banten Wahidin Halim tak kalah antusias mengikuti tes narkoba dan psikologi. Untuk pemeriksaan tes kesehatan hari ini, mantan wali Kota Tangerang itu mempersiapkan diri dengan mengikuti senam dan menyatu bersama masyarakat Menes di Alunalun Kelurahan Purwaraja, Kabupaten Pandeglang, kemarin.

”Setiap hari kita memang harus giat berolahraga. Kalau kita gemar melakukan olahraga, insya Allah badan juga akan sehat,” kata WH di hadapan 4.500 peserta jalan sehat dan sepeda santai.

Terkait program olahraga, dia berjanji membuat stadion mini di Pandeglang. ”Jadi izinkanlah saya bersama Andika Hazrumy membangun Banten yang lebih maju,” ucapnya.

Pasangan WH – Andika ini diusung tujuh parpol yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra, Hanura, PKS, PKB, dan PAN. Cawagub Andika Hazrumy mengaku optimistis bisa melewati seluruh tahapan tes kesehatan yang disiapkan KPU Banten.

”Insya Allah yakin lolos walaupun tadi butuh energi yang banyak pas tes psikologi. Alhamdulillah semuanya lancar,” ujar putra mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini.

Komisioner KPU Banten Syaiful Bahri mengatakan, dua pasangan calon akan melakukan tes kesehatan setelah menjalankan tes narkoba dan psikologi. ”Malam ini para calon diharuskan berpuasa sebelum menjalankan pemeriksaan besok (hari ini),” ucapnya.

Jadwal pemeriksaan untuk Rano Karno – Embay Mulya Syarif pukul 07.30 WIB dan Wahidin Halim – Andika Hazrumy pada pukul 06.30 WIB. Sebelumnya, Sabtu (24/9/2016), dua pasangan ini menjalankan tes narkoba dan psikologi. Pemeriksaan tersebut menjadi salah satu persyaratan bagi pasangan calon yang akan maju pada Pilkada Banten 2017.

PU Banten telah bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk melakukan tahapan tes tersebut. Pada pemeriksaan narkoba, mereka diambil sampel urine dan rambutnya oleh BNN.

Hal itu untuk memastikan calon kepala daerah bebas dari penggunaan narkoba. ”Tadi sudah dilakukan assessment dan pengambilan sampel urine dan rambut seluruh pasangan calon. Kami bawa dulu ke BNN pusat untuk uji laboratorium. Hasilnya tiga hari kemudian baru akan keluar dan KPU yang nanti berhak mengumumkan,” kata Kepala BNN Banten Herru Februanto.

Di bagian lain, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan menjadi juru kampanye utama partainya di tujuh provinsi pada pilkada serentak 2017. ”Ibu Megawati akan turun gunung,” kata Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta.

Pilkada serentak 2017 akan diselenggarakan di 101 daerah, yakni 7 provinsi, 18 kota, serta 76 kabupaten. Ketujuh provinsi adalah Aceh, Bangka Belitung, Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat.

Hasto menambahkan, PDIP juga akan menampilkan kadernya yang populer dan dinilai berhasil memimpin daerah seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (dud/hlb/res)⁠⁠⁠⁠