MALUKU

Demiz Bersyukur Warga Jabar Bisa Bawa Diri Di Perantauan

Gubernur Demiz Silahturahmi dengan Warga Jabar di Maluku.

Indonesiarayakini.com, Maluku – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) merasa bersyukur warga Jawa Barat yang merantau bisa hidup rukun dan beradaptasi dengan budaya setempat. Sehingga minim sekali terdengar kabar warga Jabar yang terlibat konflik horizontal dengan penduduk asal di tempat rantauan.

Ini diungkapkannya saat bersilaturahim dengan warga Jawa Barat yang bermukim di Masohi, Maluku Tengah dan bernaung di Forum Komunikasi Masyarakat Tatar Sunda Pangumbaraan (PASUNDAN) Maluku Tengah, Rabu (3/11/2016) sore.

“Selain menjadi prestasi, keberadaan warga Jabar diharapkan memiliki impresi yang baik bagi masyarakat setempat,” katanya.

Wagub mengatakan keberadaan warga Jabar di perantauan harus lah juga bernilai ekonomis, artinya dapat membuka lapangan kerja bagi warga sekitar dengan berwirausaha. “Saya rasa bagus juga kalau di perantauan ini, Formas Pasundan menginisiasi juga koperasi bagi para anggotanya,” kata Wagub.

Ketua Formas Sunda Pangumbaraan Wilayah Provinsi Maluku Ajat Sudrajat mengatakan Formas Sunda Pangumbaraan ini bertujuan utama untuk menjaga tali silaturahim antaranggota paguyuban dan juga lingkungan sekitar. Ajat kemudian memaparkan beberapa program yang telah dilakukan bukan hanya bagi anggota paguyuban tetapi juga untuk warga sekitar.

Seperti, Sunatan masal untuk anak-anak mualaf, Bakti sosial, pemberian Al-Quran serta karpet mesjid sebagai sarana ibadah, Pembinaan bagi mualaf, Pemotongan hewan kurban, beberapa program keagamaan dalam hal ini agama Islam.

“Namun sayangnya, hingga saat ini kami belum memiliki sekretariat, kami memohon perhatian Pemprov Jabar agar dapat membantu kami untuk mewujudkan cita-cita kami ini,” ungkapnya.

Ajat juga menyampaikan aspirasi anggota paguyuban untuk dapat memiliki alat-alat kesenian tradisional sunda, yang lalu disambut baik dan dijanjikan akan ditindaklanjuti oleh Wagub. (tim)

About the author

indonesiarayakini.com