NUSA TENGGARA

Pesona Wisata Lombok (5) : Sensasi Lantai Rumah Sasak di Desa Sade, dari Kotoran Kerbau, Tidak Bau, Lembut, tapi Kuat

Indonesiarayakini.com, Lombok – Desa Sade adalah salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Desa Sade merupakan cerminan suku asli Sasak Lombok.

Banny Rachman dan Putri Shavira, wartawan media ini mengunjungi deesa yang terkenal sebagai desa yang masih mempertahankan adat suku Sasak sampai saat ini.

BANYAK wisatawan yang datang ke desa Sade, karena tertarik dengan keunikan-keunikan yang ada di desa Sade ini. Mata pencaharian warga desa Sade adalah pemandu wisata untuk desanya sendiri, petani dan pengrajin tenun.

Warga pria desa Sade adalah petani yang mengandalkan perairan dari musim hujan, di desa Sade tidak ada sistem irigasi sehingga panen hanya dapat dilakukan sekali dalam setahun.

Desa Sade memiliki luas 5,5 Hektar ini, terdapat 150 Kepala Keluarga (KK), dengan jumlah penduduk 700 orang.

Di desa ini warganya masih melakukan perkawinan antar satu desa, jika ingin nikah dengan warga desa lain ada persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya membawakan dua atau tiga kerbau.

Warga desa Sade punya kebiasaan yang khas yaitu mengepel lantai dengan menggunakan kotoran kerbau. Rumah warga desa Sade hanya beralas tanah.

Untuk sekarang sebagian warga sudah menggunakan plester semen, setelah diplester semen baru dioleskan kotoran kerbau.

Alasan warga desa Sade mengepel dengan menggunakan kotoran kerbau dipercaya lebih hangat dan tidak ada nyamuk. Anehnya, saat kita mengunjungi rumah warga, memang tidak ada bekas bau yang tercium.

Jenis-jenis rumah yang ada di desa Sade :

1. Bale Bonter, yaitu rumah yang dimiliki oleh pejabat desa.
2. Bale Kodong, yaitu rumah untuk honeymoon (warga yang baru menikah), hanya ada 5 rumah.
3. Bale Tani, yaitu untuk tempat tinggal. Ada 3 ruangan, bagian kanan dalam untuk bapak dan Ibu, bagian kiri untuk ruang tamu, bagian yang paling atas untuk masak dan kamar gadis.
4. Bale Lumbung, yaitu rumah untuk menyimpan pagi atau hasil panen warga.

BACA LIPUTAN WISATA LOMBOK LAINNYA:

Pesona Wisata Lombok (1) : Melihat Langsung Geliat Wisata di Pulau Lombok

Pesona Wisata Lombok (2) : Dari Kerajinan Tenun, Gerabah, hingga Kuliner Khas Lombok yang Pedas

Pesona Wisata Lombok (3) : Gemericik Air Terjun Benang Setokel dan Benang Kelambu di Geopark Rinjani

Pesona Wisata Lombok (4) : Gemericik Air Terjun Benang Setokel dan Benang Kelambu di Geopark Rinjani

Bentuk rumah di desa Sade sangat traditional dan sudah turun temurun, semua bentuk rumahnya sama. Dan rumahnya punya pintu yang sangat rendah dan cukup kecil. Pintu rumah memang sengaja dibuat rendah, karena mengandung filosofi yang cukup dalam.

Tamu yang datang harus menunduk ketika masuk ke dalam rumah, sebagai arti menaruh rasa hormat terhadap pemilik rumah. (*)