BOGOR

Gerindra Tunjuk Iwan Cabup Bogor, Mulyadi Cagub Jabar

Indonesia, Raya, Terkini, Kini, Berita, News, Tentang, Update, Sport, Wisata, Icon, Politik

Indonesiarayakini.com, Bogor – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sudah mengarahkan agar kader internal Gerindra yang maju dalam Pemilihan Umum (Pemilu). Baik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota/kabupaten untuk memilih wali kota/bupati atau Pilkada provinsi untuk memilih gubernur maupun Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) serta Pemilihan Presiden (Pilpres).

“Arah dari DPP, calon-calon dari kader Gerindra sendiri untuk maju. Tapi tidak menutup kemungkinan bagi calon eksternal. Di Jawa Barat sudah ada Mulyadi dan di Kabupaten Bogor Iwan Setiawan,” sebut Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon, saat menghadiri acara Konsolidasi dan Silaturahmi DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor di Wisma YPI, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin (19/6/2017).

Fadli Zon menegaskan, setiap calon Kepala Daerah dari Gerindra harus siap, berani maju, dan berjuang keras. “Calon sendiri tak bisa berpangku tangan tapi harus turun ke lapangan sosialisasi. Bersentuhan dan bertatap muka langsung dengan masyarakat. Di DKI Jakarta Sandiaga Uno misalnya, sudah turun ke 1.000 titik pertemuan selama 1,5 tahun. Jadi tak bisa menunggu mesin saja. Kombinasi mesin partai dan calon sangat penting. Tak ada calon yang ujug-ujug dipilih,” ungkap Fadli yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI saat ini.

Fadli Zon menjelaskan, saat ini Pemerintah dan DPR sedang menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyelenggaraan Pemilu dan akan segera disahkan menjadi UU Pemilu pada Juli 2017. UU Pemilu ini menentukan masa depan dan nasib parpol. Sehingga, tak ada lagi jeda waktu karena sesuai Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Pilkada kota/kabupaten

Pileg berbarengan Seperti Pilpres dengan Pileg.

“Segera berbenah diri. Tahapan Pemilu dimulai 1 Agustus 2017. Tak kurang dari 700 hari lagi. Semua organ dan sayap partai diharap konsolidasi. Tata kantor sekretariat. Pengurus harus jelas dan revitalisasi. Amankan TPS agar tak dicurangi. Minimal per TPS dijaga 10 orang baik di Pileg, Pilkada, Pilpres,” tegas Fadli Zon.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bogor, H. Iwan Setiawan, mengatakan, meski hasil Rapimda telah sepakat menunjuk dirinya untuk menjadi calon bupati dan mengusung Mulyadi sebagai calon gubernur, namun penjaringan cabup Bogor masih berlangsung.

“Tak harus kader internal. Kami tak egois calon mutlak harus dari internal partai. Yang penting targetnya menang. Maka kami lebih bersikap fleksibel,” ujarnya.

Iwan yang saat ini juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, menambahkan, terkait koalisi Partai Gerindra masih terbuka. “Dengan PKS memang sudah harmonis. Tapi belum munculkan figur dan terus membangun komunikasi politik dengan parpol lain. Meski pun secara hitungan koalisi Gerindra 6 kursi dan PKS 5 kursi sudah cukup,” imbuhnya.(cep)