JAKARTA

Dalam 100 Hari Memimpin Jakarta, Kinerja Anies-Sandi Sudah Memuaskan

Indonesiarayakini.com, Jakarta – Gubernur dan Wakil Gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno di DKI Jakarta telah menjalani 100 hari masa kepemimpinannya di DKI Jakarta. Pengamat Politik, Igor Dirgantara, melihat, pasca dilantik pada 16 Oktober 2017 lalu hingga saat ini sudah banyak janji kampanye yang terlaksana.

“Contohnya seperti penutupan Alexis, penarikan Raperda Reklamasi, uji coba OK-Otrip, peletakkan baru pertama program DP Nol Rupiah, meningkatkan angka KJP Plus,” katanya melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (25/1/18).

Selain itu, kata dia, ada juga program-program yang terealisasi dengan baik. Seperti, pembangunan shelter Kampung Akuarium, membentuk Komite Pencegahan Korupsi Ibu Kota, mengembangkan sistem pengawasan terintegrasi lewat program Jakarta Satu, pemberian tunjangan untuk Guru PAUD, Guru Swasta dan Guru TK.

“Dan tentu masih banyak lagi yang lainnya jika kita mau dengan seksama merunutnya dengan bijaksana,” terang Igor.

Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) ini memaklumi jika selama masa 100 hari tentu ada yang belum sempurna. Namun menurutnya, adalah suatu hal yang  wajar dikarenakan kepemimpinan yang baru berjalan 100 hari

“Ya, foreplay lah. Namanya juga pemanasan. Baru tiga bulan lebih memimpin, itupun sudah banyak yang terealisasi,” ujar dia.

Menurut Igor, dimasa awal kepemimpinan Anies-Sandi, ada transformasi melalui janji kampanye dan beberapa program yang terealisasi.

Ia mencontohkan, kepemimpinan DKI sebelumnya dimasa Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, menginkan kota Jakarta yang modern dan metropolis. Namun, tak terlalu memperhatikan aspek humanis dalam menata warga. 

Sementara, Anies-Sandi ingin pembangunan di Jakarta berwajah humanis dan berbudaya.

“Ini harus di perhatikan perbedaannya. Anies-Sandi jelas memiliki konsep pembangunan manusia yang jelas dan humanis. Dan, tinggal dijalankan saja guna terciptanya ‘Maju Kotanya, Bahagia Warganya’,” kata Igor.

Igor mengingatkan bahwa masa 100 hari tak bisa dijadikan indikator suatu keberhasilan ataupun kegagalan suatu kepemimpinan. Mengingat, Anies dan Sandi bertugas memimpin Jakarta selama 5 tahun.

Ia berharap warga DKI Jakarta dapat sabar serta tetap mengawal kinerja Anies Sandi agar bergerak sesuai dengan yang diharapkan publik Jakarta.

Disisi lain, lanjut Igor, Anies dan Sandi selaku pemimpin harus terus mendengar masukan positif dari masyarakat Jakarta secara keseluruhan. (bdp)