SPORT

Gerindra : Asian Games Bawa Semangat Persatuan

Ketua Fraksi Gerindra MPR RI, Fary Djemi Francis.

Indonesiarayakini.com, Jakarta – Ketua Fraksi Gerindra MPR RI Fary Djemi Francis menilai pelaksanaan Asian Games ke 18 di Jakarta dan Palembang telah membawa semangat persatuan bagi Indonesia karena masyarakat tanpa memandang suku, agama, ras dan bendera politik, semua melebur menjadi satu yaitu Indonesia.

“Pencak silat menjadi cabang olahraga yang paling banyak dibicarakan. Selain meraih medali emas terbanyak, cabang olahraga ini juga menjadi simbol persatuan setelah pesilat Hanifan Yudani Kusumah memeluk dua tokoh penting yaitu Prabowo dan Jokowi dengan berbalut bendera merah putih,” kata Fary dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (3/9/2018).

Dia menilai Asian Games membawa dampak tersendiri bagi masyarakat Indonesia, gaduh politik seketika terhenti karena tayangan televisi yang biasanya penuh perdebatan demokrasi, berubah jadi publikasi medali dan prestasi.

Selain itu menurut dia, sosial media yang isinya selalu keributan berubah menjadi sorak sorai dukungan dan haru kemenangan.

“Indonesia tidak hanya sukses menjadi tuan rumah, tetapi juga sukses sebagai peserta dengan raihan medali terbanyak sepanjang sejarah,” ujarnya.

Fary mengatakan, Asian Games tidak hanya membuat Indonesia semakin dibicarakan dunia, tetapi lebih dari itu, telah mempersatukan semua.

Dia berharap semangat persatuan itu tetap terjaga selamanya sehingga dalam menghadapi momen politik apapun, tetap bepegang teguh kepada semangat persatuan dan kebangsaan.

“Perlu diketahui, Asian Games telah menelan biaya sangat besar. Karena itu, sangat disayangkan bila biaya yang mahal tersebut tidak berdampak apapun bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Fary menilai, “dari Asian Games kita belajar, bahwa untuk meraih kemenangan dan prestasi membutuhkan semangat kebersamaan, persatuan serta jiwa sportifitas”.

Nilai-nilai seperti itu, menurut dia yang harus dijaga dan diaplikasikan dalam bernegara.

Menurut dia, saat ini Indonesia bukan sekadar haus prestasi, tetapi juga dahaga kerukukan dan kebersamaan dan Asian Games telah menjadi pelepas dahaga tersebut. (mam)