POLITIK

Djoko Santoso Nyatakan Sebagian Besar Rakyat Indonesia Ingin Perubahan

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn), Djoko Santoso.

Indonesiarayakini.com, Jakarta – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso menyatakan bahwa sebagian rakyat Indonesia menginginkan perubahan yang lebih baik.

“Masukan yang saya peroleh dari berbagai kalangan di segenap penjuru tanah air menginginkan perubahan,” kata Djoko Santoso di Jakarta, selum lama ini.

BACA JUGA : Dahnil : Ratna Sarumpaet Pernah Temui Djoko Santoso Minta Bantuan

Djoko yang juga Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi itu juga menanggapi lembaga survei mengenai ekektabilitas Capres/Cawapres RI.

“Semua hasil survei, ataupun opini yang digalang oleh lembaga survei kami ambil hikmahnya. Kalau belum baik maka akan dijadikan semangat agar koalisi adil makmur untuk bekerja lebih keras,” katanya.

Namun demikian, pihaknya sudah mempersiapkan strategi yang tepat untuk merebut hati rakyat.

“Kita senantiasa akan mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap progran kami,” kata Djoko.

Karena itu pihaknya meminta agar komitmen kampanye damai yang sudah disepakati bisa dijalankan dengan baik.

“Menjelang Pilpres 2019 ini sebaiknya harus saling menghormati dan toleransi. Jangan saling hujat dan saling hina di medsod,” kata Djoko.

Terkait kebohongan Ratna Sarumpaet kepada sejumlah pihak, termasuk Capres Prabowo Subianto, Djoko menyatakan tidak akan mempengaruhi semangat dan kinerja tim suksesnya.

“Namanya juga nasi sudah menjadi bubur. Meskipun kita ini korban kebohongan, pak Prabowo sudah minta maaf, dan pak Amien serta sejumlah timses kita juga sudah diperiksa polisi,” kata Djoko.

Pihaknya tidak mau berspekulasi mengenai adanya politisasi maupun rekayasa dalam kasus kebohongan Ratna ini.

“Saya tidak tahu, dan saya tidak mau berspekulasi. Biar pihak yang berwenang yang memprosesnya. Sebaiknya kita serahkan kepada pihak yang berwajib agar dapat diusut tuntas. Demikian, seperti dikutip Pusatsiaranpers.com. (zal)